Laman

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Berbagi Seputar pendidikan, Berita/Kabar, Wisata/Pariwisata, Informatika, Software, Internet, Sains, Daerah, Sosial, Budaya, Politik, Hukum, Agama, Adat/Tradisi, Islam, Sekolah, Info/Informasi, dll dari dan untuk Sumenep Madura Jatim/Jawa Timur.

Kamis, 15 Juli 2010

7 Cara Sehat Tanpa Keluar Uang

7 Cara Sehat Tanpa Keluar Uang
Kamis, 15 Juli 2010 | 09:41 WIB

Ilustrasi
TERKAIT:
Insomnia Sebabkan Kematian?
Ejakulasi Bikin Prostat Sehat
GramediaShop: Resep Mudah Tetap Sehat
GramediaShop: Khasiat Whole Grain

Kompas.com — Sehat itu mahal, begitu menurut banyak orang. Boleh saja orang berpendapat begitu, tetapi tidak berarti kita tak mampu menghindar dari ancaman penyakit, bahkan dengan cara gratis.

1. Kumpul dengan teman
Khawatir terkena serangan jantung di masa tua? Jika demikian, jangan tampik tawaran teman-teman untuk menghabiskan waktu bersama. Penelitian para ahli dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria berusia lanjut yang tetap aktif bergaul memiliki kondisi pembuluh darah yang lebih baik sehingga mengurangi risiko penyakit jantung, dibandingkan dengan rekannya yang "kuper".

2. Tarik napas
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Health Psychology menemukan bahwa orang dewasa muda yang punya rasa iri dan permusuhan memiliki fungsi paru lebih rendah. Hal itu terjadi jika campuran rasa iri, benci, serta permusuhan itu mengendap bertahun-tahun sehingga berdampak pada kesehatan. Untuk itu, mulailah belajar mengolah pernapasan. Tarik napas dalam, hitung sampai 10, lalu lepaskan. Anda akan merasa lebih rileks dan lepas.

3. Mandi matahari
Para ilmuwan akhir-akhir ini semakin memusatkan perhatian pada vitamin D yang ternyata punya banyak efek pencegahan penyakit. Mereka yang punya kadar vitamin D kurang dalam tubuhnya lebih beresiko terkena penyakit kanker, demensia, serta penyakit jantung. Karena itu, sisihkan waktu di pagi hari untuk berolahraga sambil berjemur di bawah matahari.

4. Bercinta
Anda tak perlu bercinta terlalu sering untuk mendapatkan manfaat hubungan seksual terhadap kesehatan. Peneliti dari Universitas Wilkes menemukan bahwa melakukan hubungan seksual satu atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan kadar imunoglobulin A, antibodi yang melindungi tubuh dari berbagai infeksi termasuk melawan flu.

5. Tidur
Ini merupakan cara yang mudah dan menyenangkan untuk sehat. Cukup dengan tidur, kemampuan tubuh untuk melawan penyakit akan meningkat. Bukan hanya itu, tidur cukup akan menaikkan kadar leptin, hormon yang menekan nafsu makan. Dengan demikian, berat badan pun lebih terjaga.

6. Olahraga aerobik
Termasuk orang yang sulit tidur? Lakukan olahraga jenis aerobik, seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Penelitian menunjukkan, mereka yang rutin melakukan olahraga aerobik intensitas sedang memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang melakukan latihan beban.

7. Masturbasi
Dalam Journal of the American Medical Association tahun 2004 disebutkan pria yang ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan memiliki risiko terkena kanker prostat 33 persen lebih rendah. Hal ini terjadi karena ejakulasi secara teratur mungkin akan mengeluarkan atau membuang zat-zat kimia penyebab kanker.
http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/15/09410436/7.Cara.Sehat.Tanpa.Keluar.Uang

Ketika Pemkab-DPRD Berseberangan soal PPI di Kecamatan Pasongsongan Tak Ada Limit Waktu, Pemkab Tetap Yakin Tuntas

[ Sabtu, 10 Juli 2010 ]
Ketika Pemkab-DPRD Berseberangan soal PPI di Kecamatan Pasongsongan
Tak Ada Limit Waktu, Pemkab Tetap Yakin Tuntas

Program pusat yang diperuntukkan pada daerah selalu menuai kontroversi. Setelah polemik penguasaan eksploitasi gas di Perairan Giligenting, kini antara legislatif dengan eksekutif silang pendapat terkait penuntasan proyek PPI (Pangkalan Pendaratan Ikan) di Kec Pasongsongan.

ZARNUJI, Pasongsongan

---

UNTUK diketahui, pembangunan proyek dengan sistem multiyears di kecamatan ujung barat daya Sumenep itu mulai 2004 hingga 2009 menghabiskan Rp 7.781.782.000. Dana tersebut terdiri dari Rp 6.189.500.000 dana alokasi khusus (DAK) dan Rp 1.592.282.000 dana pendamping dari APBD Sumenep.

Dari dana tersebut di antaranya diperuntukkan bagi pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI) pada 2009 menghabiskan Rp 774.290.000. Rinciannya, dari DAK sebesar Rp 703.900.000 dan dari dana pendamping berjumlah Rp 70.390.000.

Pembangunan break water (BW) Rp 2.622.922.500. Yakni dari DAK Rp 2.384.475.000 dan dana pendamping Rp 238.447.500. Sedangkan pembangunan menara air pada tahun anggaran 2009 menghabiskan Rp 297.247.500, yaitu dana DAK 270.225.000 dan daerah hanya menyumbang Rp 27.022.500.

Anggota Komisi B DPRD Sumenep Wiwid Harjo Yudanto mengatakan, seharusnya pembangunan proyek ada target waktu penuntasannya. "Kenapa proyek PPI itu tidak ada limitasinya," katanya kepada koran ini di kantor dewan kemarin (9/7).

Menurut dia, wajar jika komisi B sepakat untuk mencekal dana pendamping dari daerah ke depan. Apalagi, seperti proyek BW (tangkis laut) yang masih belum dimanfaatkan sudah rusak lebih dulu.

"Kalau memang belum bisa dipastikan kapan akan selesai, kenapa harus diberi dana pendamping lagi. Jelas dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD 2010 kami cekal dana pendampingnya," tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Sumenep Moch. Dahlan mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait dengan ketentuan penuntasan proyek PPI. "Itu kan proyek provinsi. Kami cuma mendukung," katanya.

Menurut dia, pemkab dalam pembangunan proyek PPI hanya melihat dari segi manfaatnya terhadap masyarakat Sumenep. Sehingga, pemkab terus berusaha untuk mendukung kesuksesannya. "Daerah kan hanya memberikan dana pendamping," tukasnya.

Hanya, kata Dahlan, berdasarkan hasil koordinasi pemkab dengan pihak terkait di tingkat Jatim, dipastikan setahun lagi proyek prestisius tersebut akan kelar. "Insya Allah 2011 dipastikan tuntas," ujarnya. (fiq)